Upacara di Istana Negara (Lain)

Mumpung masih Agustus, mumpung masih deket-deket 17an, jadi inget pengalaman tahun lalu upacara di istana negara lain.

Yupz! 17 Agustus 2016 yang lalu gue dan sobat terlama gue menundang diri kami sendiri untuk ikut upacara pergantian penjaga di istana nenek buyutnya Prince George, Buckingham Palace. Berdasarkan berbagai informasi yang kami dapatkan, para peserta upacara disarankan untuk hadir paling lambat 2 jam sebelum acara dimulai mengingat padatnya kerumunan. So kalau kalian tiba 1 jam sebelumnya, jangan harap bisa ngeliat pasukan bertopi tingi berseragam merah itu secara utuh. 

Kami sampai di halaman istana tepat 2 jam sebelum upacara pergantian penjaga, dan saat kami sampai di sana kerumunan orang sudah mirip penonton konser. Untungnya karena terlahir sebagai orang Indonesia yang ukurannya lebih kecil mungil dari orang-orang Eropa, kami berhasil memposisikan diri di baris ke 3 dari gerbang tepat di belakang sekumpulan gank cewek-cewek korea, dan diapit ibu-ibu Spanyol dan om-om Italia. Hasilnya kami enggak bisa liat apa-apa ha!

Menunggu 2 jam sambil berdiri, pastinya kami enggak hanya mematung tapi ngobrol ngalor ngidul sambil goyang-goyang. Sayangnya si ibu di samping kami ternyata galak setengah mati. Bergesert sedikiiit aja, condong ke arah doi, kami diteriakin karena beliau enggak terima areanya diinvasi berhubung udah di sana sejak 1 jam sebelum kami. Oke... oke... mungkin sebaiknya gue menunggu sambil baca buku, ngikutin gayanya wanita-wanita korea di depan kami. Saat akhirnya iring-iringan penjaga tiba, semua orang berebut untuk ambil foto dan video. Wanita-wanita korea yang dapet posisi paling yahud, tepat di depan gerbang, langsung sibuk selfie. Sontak semua orang teriak-teriak karena pemandangannya diganggu ;p Gue yang stuck di tengah kerumunan tanpa pikir panjang langsung narik tangan cowok jepang solo traveler yang entah sejak kapan berdiri deket kami dan menyerahkan Shikadai (kamera DSLR pinjeman dari adek gue) sambil teriak, "Would you please take one picture for me?!" Alhasil mas ganteng itu benong ngeliatin gue sementara gue cuma teriak-teriak, "Just one picture! one picture!" 

Konser gratis di upacara pergantian penjaga 

Tapi yang bikin gue tersentuh adalah wanita-wanita korea di barisan depan. Setelah puas ambil foto dia berbalik dan menawarkan diri untuk mengambilkan foto buat traveler lain yang enggak seberuntung mereka. Terimakasih ke teman-teman dari korea tersebut, kami berhasil mengabadikan momen upacara di istana Buckingham. Ah... sesama traveler memang harus saling bantu membantu, dan bukannya memang itulah hal paling penting dalam proses traveling? saat kita bertemu orang asing yang rela saling membantu?


Comments

Popular Posts